Tampilkan postingan dengan label Gerakan pada pertenunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gerakan pada pertenunan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Agustus 2015

Mesin Tenun (Loom, Weaving Machine)

Alat yang digunakan untuk membuat kain tenun disebut mesin tenun, tetapi ada juga peralatan untuk membuat kain tenun yang tidak menggunakan mesin, yakni yang dikenal sebagai alat tenun bukan mesin (atbm) yang digerakkan oleh tenaga manusia.

Mesin tenun bisa dikelompokkan menjadi :
1.   mesin tenun dengan teropong (shuttle loom)


2.   mesin tenun tidak dengan teropong (shuttleless loom)


Shuttleless loom terdiri dari :
  •  jet loom : water dan air jet loom

  •  rapier : rigid dan flexible

  •  projectile atau gripper




Gerakan Pada Pertenunan

Untuk membuat silangan-silangan kedua macam benang  diperlukan langkah atau gerakan utama :
  •  pembukaan mulut lusi (shedding)


  •  peluncuran pakan (picking, weft insertion)


  •  pengetekan atau perapatan/pemukulan pakan (beating up)
                                                                   

Dengan ketiga gerakan ini, sebenarnya kita sudah dapat membuat anyaman (tenunan). Namun, agar proses pertenunan dapat berjalan terus, dengan hasil kain yang panjang, maka diperlukan dua gerakan lagi, yakni gerakan sekunder :
  •  penguluran lusi (letting off)
  •  penggulungan kain (taking up)

Selain gerakan primer dan gerakan sekunder tersebut di atas, agar produktivitas mesin tenun bisa tinggi dan menghasilkan kain dengan mutu yang tinggi masih diperlukan gerakan tambahan lainnya pada mesin tenun.